25
May
08

Belanda Sudah Lama Siapkan Blue Energy (air laut dan air sungai)

Eddi Santosa – detikcom, 23/05/2008 22:42 WIB, Laporan dari Den Haag

Pusat Blue Energy Afsluitdijk dan Prinsip Dasar

Den Haag – Pemerintah Belanda, pusat iptek Wetsus, serta swasta ENECO Energie dan REDstack sudah sejak 2004 menyiapkan blue energy. Tahun ini akan memasuki fase ujicoba.

Surat Hasrat atau Letter of Intent keempat pihak itu diteken tiga tahun kemudian (Desember
2007), di mana mereka sepakat untuk mengembangkan pusat energi listrik dari perbedaan potensi antara air laut (asin) dan air sungai (tawar).

Lokasi yag ditetapkan adalah kawasan berlimpah suplai air di muara Waddenzee dan Afsluitdijk.

Blue energy atau disebut juga Energi Osmotik dapat dilakukan dengan dua metode: Reverse Electrodialysis (RED) dan Pressure Retarded Osmosis (PRO). Belanda lebih memilih metode pertama (RED). Metode ini dipilih karena dinilai lebih menjanjikan untuk pengekstrakan energi dari perbedaan elektrolit antara air laut dan air sungai.

Perbedaan itu –melalui pemisahan membran– menurut Persamaan Nernst besarnya kurang lebih 80mV: (gambar rumus Nernst terlampir).

Perbedaan tegangan yang kecil ini dilipatgandakan dengan kompartemen seri oleh membran-membran yang selektif terhadap anion dan kation sehingga diperoleh tegangan besar untuk energi. Listrik dari Blue Energy ini sangat sustainable, karena tanpa emisi CO2, NOx dan SOx.

Lagi pula bahan bakunya melimpah dan gratis dari alam. Menurut bahan informasi yang diperoleh detikcom dari Wetsus, secara teori air sungai Rijn yang bertemu dengan Laut Utara dapat memasok 6000 megawatt (MW).

Kurang jelas mengapa pusat Blue Energy versi Joko Suprapto memilih lokasi di Cikeas. ( es / es )

Rujukan menarik:
1. blue energy belanda (Wetsus)
http://www.onderzoekinformatie.nl/en/oi/nod/organisatie/ORG1241843/

2. osmotic energy
http://exergy.se/goran/cng/alten/proj/97/o/

3. yang lain:
http://www.jbc.org/cgi/reprint/276/27/25078.pdf
http://www.pnas.org/cgi/reprint/80/14/4577.pdf
http://www.verdexchange.org/node/35


1 Response to “Belanda Sudah Lama Siapkan Blue Energy (air laut dan air sungai)”


  1. May 30, 2008 at 1:52 pm

    Kalau ini betul-betul riset dan ada pembuktian ilmiahnya, makanya pemilihan lokasinyapun berdasarkan theory yang di kembangkan.
    Kalau punya Joko, teorinya aja masih belum belum (di)jelaskan.Jadi ga tau pemilihan lokasi di cekeas punya penjelasan ilmiah atau ga.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


May 2008
M T W T F S S
« Apr   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Recent Comments

mustaqim indrawan on Pembangkit Listrik Tenaga Angi…
Deny WS on Pembangkit Listrik Tenaga Angi…
Abdurrahman ibnu uma… on [INFO] Open Source Software…
sinta on Wind Energy Indonesia
rivanroyono on Teknik Fisika (Engineering Phy…

Flickr Photos

Nittele Tower in black and white

Buachaille Etive Mor

Morning Silence

More Photos

Blog Stats

  • 109,081 hits

where you from

<script language="Javascript" src="http://www.ip2phrase.com/ip2phrase.asp?template=You are browsing our website through ISP .">
Powered by IP2Location.com

%d bloggers like this: