07
May
08

Harga Minyak Bisa Tembus 140 Dollar AS

Harga Minyak Bisa Tembus 140 Dollar AS
Pemerintah Harus Lakukan Enam Langkah Konkret
Senin, 28 April 2008 | 01:05 WIB

Jakarta, Kompas – Pemerintah diperingatkan bahwa harga minyak mentah di pasar dunia bisa menembus 140 dollar AS per barrel pada akhir 2008. Ini karena ada potensi melemahnya nilai dollar AS terhadap mata uang asing lain, faktor geopolitik, dan kapasitas produksi minyak Arab Saudi yang tidak signifikan.

Pengamat perminyakan Kurtubi mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Minggu (27/4).

Menurut catatan Kompas, harga minyak dunia terus melejit sejak Oktober 2007. Setelah menembus 100 dollar AS per barrel pada akhir Februari 2008, harga emas hitam ini terus mendaki. Jumat pekan lalu, harga minyak dunia mendekati 120 dollar AS per barrel. Harga ini dipicu oleh insiden penembakan dua kapal Iran di Teluk Persia oleh kapal Amerika Serikat.

Hari Minggu, sebanyak 1.200 pekerja penyulingan minyak Grangemouth, Skotlandia, memulai pemogokan massal terkait tuntutan soal pensiun. Penyulingan Grangemouth memasok lebih dari 40 persen kebutuhan minyak seluruh Inggris.

Menurut Reuters, pemogokan ini juga membuat jaringan pipa Forties yang memasok 700.000 barrel minyak dari Laut Utara ke Inggris dan pasar dunia berhenti beroperasi. Kurtubi menjelaskan, fundamental pasar minyak dunia yang sudah ketat, ditambah problem teknis dari hulu sampai hilir seperti yang terjadi pada kilang Grangemouth, akan semakin mendongkrak harga minyak.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Kurtubi berpendapat, pemerintah harus melakukan enam langkah konkret.

Pertama, segera menaikkan produksi minyak mentah. Janji kepala BP Migas untuk memproduksi di atas satu juta barrel per hari perlu segera direalisasikan.

Kedua, pemerintah harus mengefisiensikan pembayaran biaya operasional kontraktor migas yang dibebankan kepada negara (cost recovery). Ini artinya harus segera menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyangkut pengadaan barang dan jasa.

Ketiga, tuntaskan konversi premium ke bahan bakar gas (BBG) untuk semua angkutan umum dan kendaraan pemerintah. Pada saat yang sama selesaikan konversi minyak tanah ke elpiji sebesar 2 juta kiloliter.

Keempat, kaji kemungkinan pajak atas keuntungan yang diperoleh dari tambahan penerimaan akibat kenaikan harga minyak mentah (windfall profit tax) yang diterima 42 kontraktor migas. Kelima, awasi pelaksanaan kartu kendali (smart card).

”Langkah keenam, pemerintah menaikkan harga BBM maksimal 30 persen,” ujar Kurtubi.

Jika harga minyak mentah dunia melonjak ke angka 140 dollar AS per barrel, pemerintah akan dihadapkan pada tekanan berat akibat membengkaknya subsidi BBM. Ini mungkin terjadi jika realisasi produksi minyak mentah dalam negeri (lifting) tidak mencapai sasaran, yakni 927.000 barrel per hari.

Harga minyak di pasar dunia merupakan basis perhitungan harga minyak yang diimpor Pertamina, dan tercatat sebagai pengeluaran migas. Adapun lifting merupakan basis perhitungan penerimaan migas di APBN.

Jika penerimaan migas lebih kecil daripada pengeluaran migas, maka perlu tambahan anggaran subsidi. Saat ini anggaran pengaman untuk menutup subsidi BBM yang melonjak mencapai Rp 9,3 triliun. Namun, jika harga minyak terus naik, bantalan pengaman bisa membengkak di atas Rp 9,3 triliun. Jika bantalan itu tidak disediakan, pemerintah harus mengurangi subsidi BBM, yang berarti menaikkan harga BBM.

Dirjen Perbendaharaan Negara Departemen Keuangan Herry Purnomo menjelaskan, anggaran subsidi BBM yang ada di kas negara secara riil belum digunakan. Itu disebabkan mekanisme pembayaran subsidi BBM masih harus diperhitungkan dengan Pertamina.

Total subsidi BBM dalam APBN Perubahan 2008 mencapai Rp 126 triliun. Melonjak dari alokasi awal di APBN 2008 sebesar Rp 45 triliun. (OIN/JOY)

sumber :

http://www.kompas.com/kompascetak.php/read/xml/2008/04/28/01055375/harga.minyak.bisa.tembus.140.dollar.as


1 Response to “Harga Minyak Bisa Tembus 140 Dollar AS”


  1. July 7, 2008 at 7:40 am

    hayo semuanya pada kebingungan cari BBM

    maaf bukanya saya bersorak senang atas semua kejadian ini.
    saya hanya binggung harus bilang apa lagi buat ngungkapin prasaan saya terhadap peristiwa ini.

    negara kita kaya akan minyak,tapi kok masyarakatnya kesulitan cari dan beli minyak!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    ada apa di balik semua ini…

    bapak,ibu,adek2 ku dan kakak ku semuanya,,saya harap dalam hati kalian yang paling dalam turut berdoa,,agar negara kita trhindar dari semua kesulitan ini,,,,,

    saya sendiri untuk kebutuhan memasak di dapur,,,,saya saat ini mau tudak mau harus pakai bahan bakar kayu,,,,kebetulan di pekarangan belekang rumah saya banyak pohon2 liar,,jadi dari pada ngangur ya saya gunain aja,,itung2 penghematan,,,,

    taun 2010 kaya apa ya,,,,,,?

    saya jadi takut ngliat kejadian di taun depan…mending hidup di hutan,sepi,damai,tenang,tentram,gk bising,dll.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


May 2008
M T W T F S S
« Apr   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Recent Comments

mustaqim indrawan on Pembangkit Listrik Tenaga Angi…
Deny WS on Pembangkit Listrik Tenaga Angi…
Abdurrahman ibnu uma… on [INFO] Open Source Software…
sinta on Wind Energy Indonesia
rivanroyono on Teknik Fisika (Engineering Phy…

Flickr Photos

Nittele Tower in black and white

Buachaille Etive Mor

Morning Silence

More Photos

Blog Stats

  • 109,081 hits

where you from

<script language="Javascript" src="http://www.ip2phrase.com/ip2phrase.asp?template=You are browsing our website through ISP .">
Powered by IP2Location.com

%d bloggers like this: